Tur Band Metal yang Ada di Negara Eropa

Tur Band Metal yang Ada di Negara Eropa – Salah satu hal yang biasanya dilakukan pada tahun baru adalah menyajikan penampilan yang spektakuler salah satunya menyajikan penampilan metal band untuk mengisi tahun-tahun baru. Perlu untuk kamu ketahui, bahwasanya negara Eropa merupakan salah satu negara yang selalu menyajikan penampilan musik dengan aliran metal karena sesuai dengan sejarah dan kemitosannya. Maka dari itu, di setiap waktu tertentu negara Eropa mengadakan konser atau tur musik metal di negaranya sendiri bahkan terkadang konser tersebut mendunia karena banyak yang menyukai tampilan konser yang ada di Eropa. Konser tur yang paling dinanti di Eropa sediri ada banyak salah satunya yaitu Warped Tour, High on Fire, Within Temptation and in Flames, dan Killswitch Engange and Parkway Drive. Pada kesempatan kali ini, akan dibahas mengenai satu persatu acara tur musik metal yang dinantikan di negara Eropa sebagai berikut:

– Warped Your
Dari laporan di akhir tahun 2018, bahwasannya akan ada warped tour yang akan kembali pada tahun 2019. Acara yang satu ini telah dipromosikan sebagai salah acara yang digunakan untuk meningkatkan popularitas situs multibet88.online dan juga perlu untuk kamu ketahui bahwasannya promotor dari acara warped your sendiri diolah oleh salah satu pemain situs judi bola resmi Indonesia dan Kevin Lyman. Kevin Lyman sendiri telah menyebutkan bahwasannya mereka akan melakukan ekspedisi konser tur musik metal warped your yang ke025 dan skalanya akan menyanggah Internasional di tahun 2019.

– High on Fire
Perlu kamu ketahui, acara musik metal yang dinantikan di Eropa pada tahun 2019 yaitu high on fire. Dimana, perlu kamu ketahui Matt Pike sendiri yang akan ikut ke dalam acara high on fire. Yang lebih mengejutkannya lagi adalah Matt sendiri telah merilis sebuah album dengan judul “Sleep and High on Fire” dengan judul lagu bernama “Electric Messiash.” Jadi, konser metal band yang paling dinanti-nantikan oleh penggemar dari Matt Pike. Pastinya, karya baru dari Matt Pike sangatlah mampu menggocangkan wilayah Eropa.

– Within Temptation and in Flames
Salah satu acara yang terakhir dan paling dinantikan oleh orang-orang Eropa adalah within temptationa and in flames. Di sini, within sendiri tengah melakukan persiapan untuk meluncurkan rekaman yang baru berjudul “Resist” di bulan Februari tanggal 1. Selain itu, yang mencengangkan lagi adalah within sendiri telah mengungumkan tur dengan in Flames. Dari situ, banyak sekali fans yang bergembira dengan kabar ini.

Begitulah sedikit informasi mengenai beberapa konser tur metal band yang ada di Eropa, walaupun sudah berlalu tetapi masih sangat terkenang karena mampu memeriahkan bahkan menyenangkan hati para fans masing-masing band metal. Jadi, jangan heran dengan adanya festival musik metal di Eropa karena hal tersebut sudah biasa terjadi di setiap tahunnya.

HATEBREED Gantikan IN FLAMES di ‘The Metal Tour Of The Year’
Informasi Metal Musik Tour

HATEBREED Gantikan IN FLAMES di ‘The Metal Tour Of The Year’

HATEBREED Gantikan IN FLAMES di ‘The Metal Tour Of The Year’ – Karena masalah visa internasional, para pemain metal Swedia IN FLAMES telah mengundurkan diri dari “The Metal Tour Of The Year”, yang dipimpin bersama oleh MEGADETH dan LAMB OF GOD dan menampilkan tamu istimewa TRIVIUM. Menggantinya pada tagihan akan menjadi KEBENCIAN.

HATEBREED Gantikan IN FLAMES di ‘The Metal Tour Of The Year’

chelseagrinmetal – Sebelumnya hari ini (Selasa, 13 Juli), IN FLAMES merilis pernyataan berikut: “Mengingat pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung, kami harus membuat keputusan sulit untuk tidak bergabung dengan ‘The Metal Tour Of The Year’. Kami menantikannya. untuk bermain untuk Anda semua dan ini adalah pilihan yang sangat sulit untuk dibuat.

Dilansir dari blabbermouth, “Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda karena kita semua melewati waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya ini. Kami memiliki banyak hal dalam pekerjaan untuk tahun 2022 – lebih lanjut tentang itu segera. Tetap aman & kami akan segera melihat Anda di jalan lagi!”

Baca juga : Band metal Northland Alien Weaponry Tur Utama di AS

Diproduksi oleh Live Nation, “The Metal Tour Of The Year” yang dijadwalkan ulang sekarang akan dimulai pada hari Jumat, 20 Agustus di Austin, Texas dan mencapai 26 kota lainnya sebelum berakhir di Kota Quebec, Quebec, Kanada pada hari Sabtu, 2 Oktober.

Album terbaru IN FLAMES, “I, The Mask”, dirilis pada Maret 2019 melalui Nuclear Blast (seluruh dunia, tidak termasuk Amerika Utara) dan Eleven Seven Music (Amerika Utara).

IN FLAMES merekrut drummer Amerika Tanner Wayne, yang terkenal karena karyanya dengan UNDERMINDED, SCARY KIDS SCARING KIDS dan CHIODOS, untuk duduk di belakang kit band untuk penampilan live 2018, 2019 dan 2020.

Wayne melangkah ke IN FLAMES setelah kepergian Joe Rickard, yang bermain di “I, The Mask” dan “Battles”.

Tanner melakukan debut langsungnya dengan IN FLAMES pada Juli 2018 di Brno, Republik Ceko.

Drummer lama IN FLAMES Daniel Svensson mengumumkan pada tahun 2015 bahwa ia meninggalkan band untuk fokus pada kehidupan keluarganya.

Lineup IN FLAMES saat ini menampilkan bassis Amerika Bryce Paul, yang telah memainkan sebagian besar pertunjukan dengan grup sejak bassis lama Peter Iwers keluar pada November 2016.

Gitaris IN FLAMES, Niclas Engelin, tidak menghadiri jadwal tur band untuk fokus pada “masalah pribadi”. Penggantinya adalah mantan MEGADETH dan gitaris ACT OF DEFIANCE saat ini, Chris Broderick.

Album terbaru HATEBREED, “Weight Of The False Self”, dirilis November lalu melalui Nuclear Blast Records. LP ini diproduseri oleh kolaborator HATEBREED, Chris “Zeuss” Harris, dan dirilis tepat setelah pertunjukan ulang tahun yang terjual habis yang dimulai HATEBREED sepanjang 2019 dan kesuksesan “The Concrete Confessional” 2016 yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Tidak hanya yang terakhir menghitung lebih dari 42 juta streaming Spotify, tetapi single “Looking Down The Barrel of Today” juga mencatat lebih dari 30 juta streaming Spotify. Band ini juga meliput Revolver dan The Guardian memberikan peringkat bintang 4-dari-5 pada album, membuktikan bahwa lebih dari 20 tahun dalam karirnya, institusi metal hardcore Connecticut ini tetap vital seperti biasanya.

Baca juga : Sejarah Konser dan Tur Band Joy of Cooking

Mengingat pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung, kami harus membuat keputusan sulit untuk tidak mengikuti Metal Tour of The Year. Kami menantikan untuk bermain untuk Anda semua dan ini adalah pilihan yang sangat sulit untuk dibuat. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda saat kita semua melewati waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya ini.

Kami memiliki banyak hal dalam pekerjaan untuk tahun 2022 – lebih lanjut tentang itu segera. Tetap aman & sampai jumpa di jalan lagi segera!

Band metal Northland Alien Weaponry Tur Utama di AS
Informasi Metal Musik Tour

Band metal Northland Alien Weaponry Tur Utama di AS

Band metal Northland Alien Weaponry Tur Utama di AS – Mereka belum beranjak remaja, tetapi band thrash metal Northland Alien Weaponry maju dalam tujuan dominasi dunia mereka dengan mencetak slot dukungan untuk Kementerian legenda rock dalam tur besar-besaran mereka di Amerika Utara.

Band metal Northland Alien Weaponry Tur Utama di AS

chelseagrinmetal – Alien Weaponry, yang terdiri dari Henry De Jong, 18, Lewis De Jong, 16, dan Ethan Trembath, 16, berasal dari Waipū, Whangārei dan telah memiliki beberapa tahun yang luar biasa, memenangkan banyak penghargaan di Selandia Baru dan bermain di beberapa festival rock terbesar di Eropa .

Melansir nzherald, Awal tahun ini mereka merilis album debut, Tū, yang memiliki lagu-lagu metal dalam bahasa te reo Māori, untuk mendapatkan sambutan hangat secara internasional; memiliki tur pertama yang sangat sukses di Eropa, Australia dan Inggris, termasuk pertunjukan di Wacken Open Air, MetalDays dan Bloodstock; dan memiliki empat nominasi Tui di Vodafone NZ Music Awards.

Baca juga : Band Metal Amerika Misery Index Gelar tour di Makassar

Namun pencapaian terbaru band ini dapat mendorong mereka ke tingkat ketenaran musik berikutnya dan mengekspos mereka ke puluhan ribu penggemar rock Amerika.

Mereka akan melakukan tur Amerika Utara untuk pertama kalinya – mendukung Kementerian legenda industri. Tur 22-tanggal – yang juga mencakup pertunjukan di Toronto, Kanada – dimulai pada 21 November di San Francisco dan berlangsung hingga 21 Desember di Los Angeles.

Ketiga remaja tersebut, yang digambarkan oleh saluran musik dan budaya pemuda Amerika Noisey sebagai band “yang sedang dalam perjalanan menuju dominasi dunia”, mendapat kabar tersebut hanya seminggu sebelum pulang dari Eropa.

“Kami sangat senang mendapatkan kesempatan ini,” kata vokalis dan gitaris Lewis de Jong.
“Kami telah mendapatkan begitu banyak email dan komentar dan pesan melalui media sosial yang meminta kami untuk datang ke AS dan Kanada, kami tahu itu akan terjadi cepat atau lambat, tetapi ini jauh lebih cepat dari yang kami harapkan.”

Baca juga : Jadwal Konser Di Sekitar Snohomish County

Ministry adalah salah satu band yang banyak didengarkan remaja saat tumbuh dewasa, drummer Henry de Jong berkata, “jadi berada di atas panggung bersama mereka pada tur Amerika Utara pertama kami akan sangat menakjubkan”.

Band Metal Amerika Misery Index Gelar tour di Makassar
Metal Musik Tour

Band Metal Amerika Misery Index Gelar tour di Makassar

Band Metal Amerika Misery Index Gelar tour di Makassar – Tim Band asal Maryland, Amerika Sindikat, Misery Index tampak menggetarkan pada penutupan susunan rekreasi” Heirs to Thievery Asian Tour 2011″ di Makassar, Kamis malam.

Band Metal Amerika Misery Index Gelar tour di Makassar

chelseagrinmetal – Walaupun luang mengutip durasi sebagian dikala buat membiasakan aturan suara serta perlengkapan Band di atas pentas, tim Band bagian Dying Fetus ini lekas menggetarkan atmosfer dengan bias gitar, sobekan gitar bass serta deretan” double dayung” drum kilat yang memompa adrenalin.

Dikutip dari antaranews, Dalam interaksinya pada pemirsa, mereka yang terkini awal kali tampak di Indonesia ini melafalkan dapat kasih atas bersemangat pemirsa.

Baca juga : 5 Konser Band dengan Jumlah Penonton Terbanyak

Dengan suara gahar, si vokalis pula memohon semua pemirsa buat berteriak sekeras- kerasnya di sejauh lagu ketiga yang mereka bawakan serta pemirsa juga melaksanakannya.

Pada lagu kelima, mereka kembali mengatakan rasa senangnya dapat tampak di Makassar serta sedikit merendahkan tempo Band.

Atmosfer pertunjukkan Band yang keras serta mengarah bisa memunculkan hantaman ini berjalan teratur serta nyaman sampai Misery Index memberhentikan penampilannya.

Performa Jason Netherton( bunyi serta bass), Mike Harrison( bunyi serta gitar), Kevin Talley( drum) serta Jhon Voyles ini tadinya dibuka dengan tim Band heavymetal hardcore, Aftercoma asal Bandung serta 2 tim Band lokal tiap- tiap Critical Defacement dari Makassar dan Brutalistik dari Kabupaten Bone.

Aftercoma pula sukses menghangatkan atmosfer serta membuat pemirsa melaksanakan” head banging” serta” moshing”.

Satu panorama alam yang tidak sering nampak di Makassar dalam satu dasawarsa terakhir, seperti pertunjukan Band tahunan bermacam gerakan logam dasar tanah yang diselenggarakan GOR Saparua Bandung, Jawa Barat.

Tidak cuma keberanian aksen Band dasar tanah, gerakan logam serta turunannya semacam grindcore serta hardcore, lirik- lirik yang dilahirkan para musisi tipe ini mayoritas senantiasa bisa membangkitkan antusias bergelora dari mereka yang menikmatinya.

Sayangnya, sela waktu performa antara tim Band sangat lama serta membuat antusias pemirsa tidak normal.

Saat sebelum ke Makassar, Misery Index pula tampak di Singapore, Bangkok, Kuala Lumpur, dan 3 kota besar di Indonesia, Jakarta, Area serta Surabaya.

Misery Index Akhiri Tur Asia di Makassar

Tim Band rock asal Maryland Amerika Sindikat, Misery Index hendak memberhentikan konser” Heirs to Thievery Asian Tour 2011″ di Makassar, Kamis 31 Maret 2011.

Eksekutor konser Misery Index dari Chamber Entertainment, Hardinansyah, di Makassar, Sabtu, menarangkan kalau saat sebelum ke Makassar tim Band itu tampak di Singapore, Bangkok, Kuala Lumpur, dan 3 kota besar di Indonesia, Jakarta, Area serta Surabaya.

Performa band yang digawangi oleh Jason Netherton( bunyi serta bass), Mike Harrison( bunyi serta gitar), Kevin Talley( drum) serta Jhon Voyles hendak dibuka dengan tim Band Aftercoma asal Bandung serta 2 tim Band lokal tiap- tiap Critical Defacement dari Makassar dan Brutalistik dari Kabupaten Bone.

” Kedua band lokal itu ialah hasil opsi paling banyak dari penikmat Band rock di Makassar,” tambahnya.

Pertunjukkan Band yang dijadwalkan berjalan semenjak petang sampai malam di Kedai kopi D`liquid Makassar itu mematok jumlah wisatawan sampai 1. 000 orang.” Sesungguhnya, 500 pemirsa saja kita telah suka sebab memanglah pasar musiknya terbatas,” tuturnya yang meningkatkan sampai hari ini jumlah karcis yang sudah terjual menggapai 112 karcis.

Harga Karcis Masuk( HTM) dijual Rp60 ribu pada pra event sampai 26 Maret 2011 serta Rp75 ribu pada 4 hari saat sebelum pertunjukkan. Beliau menganjurkan, supaya para wisatawan membeli karcis pra event sebab tidak hanya biayanya lebih ekonomis pula kilat serta gampang.

Terpaut sedikitnya jumlah wisatawan dikala penajaan pergelaran Band Rock in Celebes di Alun- alun Basket Karebosi dengan bintang pengunjung band rock asal Swedia, Marduk, beliau beranggapan, hujan kencang dikala itu jadi salah satu kendalanya.

” Pemasaran karcis Rock in Celebes sampai 3 minggu saat sebelum penajaan sesungguhnya menggapai 1. 270 karcis melampaui dari sasaran, ialah 1. 000 pemirsa. Nampak sedikit pemirsa sebab pemirsa pergi masuk tidak terletak di posisi pertunjukkan pada dikala berbarengan,” jelasnya.

Bagi ia, di luar kebutuhan menguntungkan, penajaan konser tim Band mancanegara lebih pada mau membuat pandangan kalau Makassar pula sanggup mengadakan pertunjukkan Band bermutu.

Baca juga : Black Sabbath, Kami Benci Menjadi Band Heavy Metal

” Bukan berarti kita mau membuat pandangan kalau kita pelopor spesial band rock mancanegara. Bertepatan Misery Index lagi rekreasi promo di Asia sebab jika memanggil dikala tim Band mancanegara langsung dari negaranya dikala tidak lagi rekreasi, lalu jelas lebih berat,” jelasnya.

Beliau meningkatkan, tim Band mancanegara mempunyai kerutinan melaksanakan rekreasi advertensi album pada tahun kedua era promosinya di Asia sehabis Amerika serta Eropa.

5 Konser Band dengan Jumlah Penonton Terbanyak
Band Informasi Musik Tour

5 Konser Band dengan Jumlah Penonton Terbanyak

5 Konser Band dengan Jumlah Penonton Terbanyak – Buat menghelat suatu konser musik yang besar memang diperlukan pemograman yang matang mulai dari langkah dini hingga akhir.

5 Konser Band dengan Jumlah Penonton Terbanyak

chelseagrinmetal – Salah satu aspek yang sangat memastikan apakah akan banyak orang yang pengin menyaksikan ataupun tidak ialah barisan julukan biduan serta band siapa yang akan tampak buat menghibur pemirsa.

Semacam yang terjadi belum lama ini di negara Indonesia dimana boyband asal Irlandia Westlife yang diisi oleh Shane Filan, Brian McFadden, Markus Feehily, Nicky Byrne, Bertambah Egan selaku personil menghibur 4 kota sekalian dalam kurun durasi sebagian minggu. Kota- kota yang asian itu yakni Jakarta, Palembang, Magelang serta Semarang.

Terdaftar dekat 8. 000 ribu pemirsa penuhi zona Candi Borobudur kala Westlife mengadakan kegiatan di Magelang pada 31 Agustus 2019 kemudian, mengambil dari Suara.

Jumlah pemirsa sebesar itu terhitung cukup luar biasa bila kita mencermati aspek venue yang terbatas.

Baca juga : Kisah Dalam Rangkaian Konser Tour Metallica Keliling Dunia

1. Konser musik The Rolling Stones

Mengutip dari berita.yahoo, di antrean sangat dasar terdapat kegiatan yang dihadiri oleh tim band rock legendaris asal Inggris ialah The Rolling Stones.

Band yang mempunyai personil Mick Jagger, Keith Richards, Ronnie Wood serta Brian Jones itu berhasil mengguncang para pemirsa di tepi laut Copacabana, Rio de Janeiro pada tahun 2006 kemudian di event yang berjudul A Bigger Abang.

Sekurang- kurangnya terdapat 1, 5 juta pemirsa yang tiba dari dalam ataupun luar negara buat memandang kelakuan mereka.

2. Armin van Buuren

Terletak di no 4 terdapat konser nada yang dihadiri oleh komposer, DJ sekalian produser Armin van Buuren. Beliau lebih diketahui dengan jenis nada yang House Elektro serta Uplifting Trance.

Tak Hanya Armin van Buuren yang muncul menghibur pemirsa, ada bintang film lain semacam Paul van Dyk serta Carl Cox yang pula muncul dalam event Love Ambalan yang berada do Dortmund, Jerman tahun 2008. Jumlah pemirsa yang sukses digabungkan oleh pihak pelopor menggapai 1, 6 jutaan.

3. Metallica

Berikutnya terdapat konser nada band Heavy Logam yang nyaris seluruh orang tahu ialah Metallica. Band yang ditunggangi oleh James Hetfield, Lars Ulrich serta Kirk Hammett itu melambung reputasinya melalui lagu Enter Sandman serta One.

Di konser yang berjudul Monster of Rock di kota Moscow, Russia tahun 1991 itu Metallica bersama tim band yang lain ialah AC/ DC sukses mengguncang lebih dari 1, 6 juta pemirsa.

4. Rod Stewart

Bersandar di posisi runner up terdapat konser malam tahun terkini yang diisi oleh biduan Rock asal Inggris ialah Rod Stewart.

Konser nada itu persisnya terletak di kota Rio de Janeiro, Brasil pada tahun 1994 kemudian. Pemirsa yang berjumlah 3, 5 juta jiwa itu tak cuma menikmati alunan lagu yang dinyanyikan oleh para musisi namun pula menikmati acara bunga api yang disiapkan oleh badan.

Baca juga : Mengenal Apa Itu Festival Musik Woodstock

5. Jean Michel Jarre

Terletak di posisi pucuk merupakan konser nada yang diperankan oleh Jean- Michel Jarre. Seseorang komposer nada asal Lyon, Perancis.

Pada tahun 1997 Jarre diundang buat menyemarakkan acara balik tahun kota Moscow yang ke 850 oleh penguasa setempat. Dengan pemirsa menggapai 3, 5 juta pemirsa lebih, Guinness Book of World Record menganugerahkan konser itu jadi kegiatan nada terbanyak di bumi.

Kisah Dalam Rangkaian Konser Tour Metallica Keliling Dunia
Band Informasi Metal Tour

Kisah Dalam Rangkaian Konser Tour Metallica Keliling Dunia

Kisah Dalam Rangkaian Konser Tour Metallica Keliling Dunia – Apakah Kamu senantiasa melaksanakan perihal itu?” tutur pentolan Metallica, James Hetfield, pada Lars Ulrich, dengan sedikit suara keluhkesah. Keduanya mengarah satu serupa lain di“ Tuning Room,” tempat di mana band itu bimbingan saat sebelum tampak.

Kisah Dalam Rangkaian Konser Tour Metallica Keliling Dunia

chelseagrinmetal – Itu terjalin 20 menit saat sebelum agenda tampak di malam awal rekreasi konser mereka, di Stadion M&T Bank, Baltimore, AS serta mereka berupaya buat mengantarkan lagu klasik rilisan 1991,“ Wherever I May Roam,” dengan betul, namun si drummer membawakannya dengan irama yang abnormal.

Dikutip dari telegraf, 5 simpati tahun kemudian, bisa jadi ini merupakan suatu tahap pengobatan yang jauh serta penuh perbincangan dari Metallica, semacam yang didokumentasikan pada film rilisan 2004, Some Kind of Monster.“ Apa yang aku tuturkan merupakan tipe lembut dari“ what the hell are you doing?” tutur si vokalis sembari tersimpul. Tetapi saat ini, Hetfield melalaikan perihal itu serta membiarkan Ulrich memainkan lagunya dengan triknya sendiri sembari menggerenyotkan bibir bersama gitaris Kirk Hammett serta player bas Rob Trujillo. Kala berakhir, mereka memainkan single terkini yang kilat serta menghantam,“ Hardwired.” Ini lah gimana Metallica menata rekreasi konser Amerika Utara awal mereka di 8 tahun terakhir( serta performa berangkaian di stadion sepanjang nyaris 20 tahun) leluasa serta bebas, tetapi pula liabel kepada perasaan satu serupa lain.

Baca juga : 5 Band Metal Indonesia Yang Sudah Go International

“ Kita memainkan salah satu dari lagu- lagu ini sebesar 94. 000 kali, jadi kayaknya kita tidak sangat memerlukan buat melatihnya,” tutur Hetfield.“ Ini lebih semacam pemanasan– semacam seseorang olahragawan yang berupaya buat mengalirkan darah dengan betul. Sering- kali susah buat tidak sedikit bertualang serta penasaran di sebagian bagian sebab Kamu wajib berupaya serta mencari metode supaya atensi Kamu senantiasa fokus.”

“ Band ini sedang dapat sirna di satu durasi,” tutur si vokalis sembari tersimpul sebagian hari setelah itu.“ Tetapi kita tidak ingin itu. Kita ketahui sangat banyak saat ini. Ini telah berjalan lama serta kita berkembang bersama, melampaui banyak halangan bersama serta bisa jadi kematangan. Aku ketahui terdapat pernyataan abnormal di bidang usaha ini, tetapi kita amat hirau. Kita ketahui di mana posisi tombol nuklir kita tiap- tiap, tetapi kita tidak mene

Ruangan bimbingan ini merupakan dampak positif dari tahap pengobatan menyakitkan dari band itu yang mereka natural di Some Kind of Monster bersama“ instruktur tingkatkan penampilan” Phil Towle.“ Ia menemukan evaluasi kurang baik sebab dikira penjahat di film itu serta aku pikir aku sudah melukai diri aku sendiri sebab mempertahankannya sepanjang bertahun- tahun,” tutur Ulrich, yang mendirikan Metallica pada 1981 bersama Hetfield,“ tetapi aku lumayan percaya bila bukan sebab usahanya yang tidak tahu letih, kita bisa jadi tidak hendak bersandar di mari hari ini di Baltimore sebab bandnya tidak hendak terdapat.

Aku berlatih banyak mengenai diri aku sendiri dalam sebagian tahun, serta aku sedang kerap mengakses sebagian perihal itu.”

Alibi lain kenapa band ini sedang dapat balik kerak merupakan gimana metode mereka membagikan ruang pada satu serupa lain. Walaupun album terkini mereka, Hardwired, menemukan sambutan hangat dari para penggemar(“ Dalam 35 tahun, aku tidak sempat menemukan persoalan,“ Mengapa Kamu tidak memainkan lebih banyak lagu terkini?” hingga di rekreasi konser ini,” tutur Ulrich belum lama ini), mereka menempuh rekreasi konser dengan cara berangsur- angsur dalam 2 minggu dengan prei 2 minggu di antara lain.

Serta diantara konser, mereka bepergian di kota tempat mereka main. Buat susunan rekreasi Tepi laut Timur, mereka tinggal di New York, sehabis konser di Baltimore, Ulrich mendatangi suatu acara di Brooklyn pada jam 2 dini hari, serta Hetfield menghabiskan hari esoknya di suatu area bimbingan menembak di New Jersey,“ membebaskan sedikit ketegangan.” Tidak hanya melaksanakan Meet& Greet dengan para penggemar, pertemuan awal mereka di hari pementasan merupakan di Tuning Room, suatu ruangan sedangkan yang dihiasi dengan gorden gelap serta bendera yang diserahkan oleh para penggemar.

Tidak hanya sebagian jam dikala si penggemar horor, Hammett, mendatangi kuburan Edgar Allen Poe(“ Aku tidak dapat menahannya, teman”), kunjungan Metallica di Baltimore mayoritas bertabiat bidang usaha. Semenjak membuka rekreasi konsernya, mereka mengawalinya lebih dini dengan memainkan 4 lagu dikala soundcheck buat 260 juara kandidat pada satu malam saat sebelum pementasan. Salah satu momen di“ Snake Pit” zona kecil di depan pentas yang tertutup oleh catwalk ada satu orang berteriak dengan penuh kebahagiaan, kala Metallica memainkan 2 lagu dari Hardwired.

Walaupun mereka main di pentas raksasa, yang menghampar luas di alun- alun sepak bola dengan melibatkan graf“ Meter” serta“ A” dari logo mereka di kedua ujungnya serta penuh dengan cakram gelap, layar film serta gelembung hembus, mereka menunjukkan satu persatu serangkaian lagu terkini serta kesukaan para penggemar semacam“ For Whom the Bell Tolls” serta lagu“ Battery” yang amat kilat.

Ulrich timbul lebih dini serta menyapa para penggemar, berdialog pada mereka serta menyambut bendera Amerika di mana orang yang memberikannya mengatakan kalau bendera itu luang dikibarkan di dasar Angkatan Hawa AS di Irak. Si drummer memandang sebagian penggemar di barisan terdahulu– seseorang perempuan dengan masker pembedahan, Amber Thomas, serta keponakannya yang berumur belasan, Ryan Vestel– yang menggenggam suatu plakat bertuliskan mereka mengemudikan sepanjang 15 jam dari Florida buat muncul di sana serta itu ialah“ almost time” buat si perempuan buat“ fade to black,” jadi plakat itu memohon buat pick gitar serta stick drum.

“ Aku divonis lupus pada lebih 8 tahun kemudian, itu membuat aku mengidap kandas batin, pula semua alat badan aku, kemoterapinya tidak sukses,” tuturnya sehabis pementasan.“ Aku telah terletak di akhir.” Beliau tidak memperoleh pick ataupun stick, tetapi Vestel menemukan salah satu pick gitar Hetfield. Apakah beliau hendak membagikan kepadanya?“ Tidak.” Thomas pula tidak menemukan pick di pementasan keesokan harinya tetapi mengatakan kalau melihat konser Metallica sudah memenuhi catatan ambisinya.

Di hari berikutnya, Metallica datang di stadion pada jam 4 petang dengan 4 SUV terpisah yang dikawal oleh arak- arakan motor polisi. Dekat satu separuh jam setelahnya, keempat badan terkumpul di ruang ubah Baltimore Ravens buat berjumpa serta menyapa 2 simpati penggemar yang melunasi 2, 499 dolar AS( sekira Rp 3, 3 juta) buat memperoleh gambar bersama band, ciri tangan, serta peluang menanya mengenai apa juga yang terdapat di benak mereka.

Para penggemar pula menemukan akses ke“ Memory Remains” museum Metallica, suatu Rock and Roll Hall of Fame kecil yang bisa beralih serta menampilkan kostum pentas band itu, melirik dengan catatan tangan( salah satunya merupakan melirik pengganti dari“ Creeping Death”), bungkus album asli buat Ride the Lightning serta Ahli of Puppets, koleksi kaset( tercantum kaset Nomor Life“ Til Leather kepunyaan Hetfield) serta instrumen asli mereka– sebagian penggemar bisa membawakannya.

“ Dengan amat hati- hati kita menyudahi buat memberi pengalaman,” tutur Ulrich.“ Kita menghabiskan banyak durasi memandang apa yang orang lain jalani.“ Apa yang dicoba Black Sabbath? Apa yang dicoba Guns N” Roses? Apa yang terjalin dengan bumi pop?” Rasanya asing untuk kita serta, aku berani berkata, terdapat sedikit tipuan. Jadi kita wajib berangkat ke tempat di mana kita merasa aman.”

Mereka melaksanakan Meet& Greet lain bersama kanak- kanak(“ Itu senantiasa melegakan, semacam melaksanakan aksi bagus,” tutur Hetfield), tetapi beberapa besar durasi mereka dihabiskan dengan cara terpisah. Tiap- tiap dari mereka berjumpa dengan alat, serta kemudian Hammett umumnya melaksanakan konsentrasi sepanjang satu jam serta yang yang lain melaksanakan pemanasan dengan terapis raga ataupun berlari di atas treadmill. Setelah itu si drummer melakukan catatan lagu( setlist) buat dimainkan bersama badan band yang lain.“ Aku umumnya mempunyai seluruh data mengenai terakhir kali kita main di suatu kota serta berupaya buat menunjukkan suatu yang lebih dalam yang tidak kita mainkan tadinya,” tuturnya. Kemudian mereka mengarah Tuning Room buat belajar.

“ Hari ini Lars dalam keadaaan sedia tampak,” tutur Trujillo saat sebelum pementasan.“ Beliau bergairah serta fokus, di mana itu baik. Beliau berbicara dengan regu penciptaan buat sebagian perihal yang khusus.”

“ Kadangkala kewajiban Lars sangat banyak serta ia tidak sempat mengakuinya,” tutur Hetfield.“ Ia hendak telanjur timbul di Tuning Room, keletihan. Jadi aku mengingatkannya,“ Kamu dapat bilang tidak, Kamu tidak butuh melaksanakan seluruhnya.”

“ Kala Kamu konser di tempat yang lebih besar, terdapat banyak perihal yang wajib dicermati ataupun itu hendak jadi kekeliruan,” tutur Ulrich mengenai antusiasnya.“ Kamu memiliki jam malam serta pemindahan biasa hendak menyudahi bekerja serta bila Kamu main 9 detik melampaui durasi khusus hingga itu memakan bayaran 25, 000 dolar AS per detik. Kita mempunyai regu yang luar biasa di mari, tetapi terdapat sebagian dikala di mana Kamu bersandar di situ serta berkata,“ Siapa yang betul- betul mengatur kapal ini?”” tuturnya tersimpul.

Tetapi dirinya, semacam badan band yang lain, tidak permasalahan buat melaksanakan profesi bonus sebab beliau mengetahui alangkah istimewa buat Metallica main di stadion– suatu hasil yang terus menjadi sangat jarang buat band- band hard- rock serta logam dikala ini.“ Tidak banyak band yang sukses melompat dari tengah mengarah pucuk,” tutur Ulrich, menunjuk U2 selaku panutannya mengenai gimana band sepatutnya bertumbuh.“ Guns N” Roses telah aktif sepanjang lebih kurang 30 tahun, AC/ DC sepanjang lebih kurang 45 tahun, kita sepanjang lebih kurang 130 tahun– itu perihal yang aneh. Sering- kali itu semacam,“ Holy fuck, kita main di stadion. Gimana bila seorang mengetahui kalau kita tidak sepatutnya main di stadion?””

“ Terdapat sebagian band yang sedang melaksanakan ini di tingkat yang mendekati dengan masa awal mulanya,” tutur Hammett, yang merasa rekreasi ini“ semacam 1993 lagi” namun tanpa band- band yang nampak sedia buat bertumbuh.“ Terdapat Guns N” Roses, Tool, aku mau berkata Rage Against the Machine, tetapi aku tidak percaya status mereka saat ini. Tetapi ini abnormal. Semacam, apa yang terjalin dengan seluruh band- band ini? Apa mereka mulai lenyap, berserah? Apakah mereka kehabisan antusiasme? Kenapa penggemar kehabisan antusiasme? Terdapat banyak persoalan berlainan mengenai kenapa kita terdapat di mari sebaliknya mereka tidak.”

“[Bassist Black Sabbath] Geezer Butler serta aku sempat satu pesawat 2 tahun kemudian serta beliau menanya pada aku,“ Siapa yang hendak bawa oncor ini kala kita serta Metallica telah tidak terdapat lagi?”” tutur Trujillo.“ Aku tidak ketahui balasan dari persoalan itu. Aku berkata bisa jadi[band logam Perancis] Gojira, tetapi mereka telah tidak belia lagi.”

Tahun untuk tahun Metallica senantiasa padat jadwal walaupun sudah menuntaskan rekreasi konser AS terakhir mereka, main buat para penggemar asli di Eropa serta Amerika Selatan sekalian melaksanakan cara inovatif. Lulu, album mereka bersama Lou Reed pada 2011, menemukan evaluasi yang miring. Metallica membuat pergelaran Orion Music+ More, yang berjalan sepanjang 2 tahun, serta membuat suatu film konser 3D, Metallica Through the Never, dengan bayaran sendiri. Kedua cetak biru itu dinikmati oleh para penggemar, tetapi ini memakan banyak kehilangan. Pada 2012, mereka meninggalkan merek Warner Bros. serta mengawali merek bebas mereka sendiri buat merekam Hardwired… to Self- Destruct yang luncurkan pada 2016.

Independensi yang mereka rasakan menciptakan komposisi yang lebih buas serta banyak kerja sama.( Salah satunya permasalahan kala Hammett kehabisan iPhone kepunyaannya yang berisikan ratusan ilham lagu terkini. Beliau sedang merasa pilu bila memikirkannya– belum lama, beliau mulai mengerti wajib memakai cloud.) Prosesnya sukses: Hardwired jadi no satu serta berkedudukan platinum– serta mereka banyak memainkan lagu terkini di atas pentas: lagu bertempo 8 menit,“ Halo on Fire” jadi lagu kebangsaan terkini, serta“ Denah, Rise!” merupakan durasi yang epik buat mengganti Snake Pit jadi lebih buas.( Hetfield merasa senang memandang banyak anak belia yang terkini awal kali melihat konser mereka.)

Kala Metallica naik ke atas pentas di Baltimore, tiap ketegangan langsung lenyap. Mereka silih berangkulan bersama di balik pentas(“ Kita bergiliran berkata suatu yang lumayan konyol, semacam,“ Kita hendak naik ke atas pentas serta menendang bokong Baltimore,”” tutur Ulrich) serta berjalan ke depan suatu layar yang dapat dideskripsikan semacam layar IMAX luar biasa besar yang menunjukkan film sepanjang lebih kurang 2 jam pementasan. Di Charm City, mereka memainkan 5 lagu Hardwired( serupa banyak dengan modul dari Black Album), pula lagu- lagu kesukaan penggemar semacam“ One,”“ Ahli of Puppets” serta tipe reguler dari“ Wherever I May Roam.” Mereka memainkan drum jepang Taiko yang amat besar buat bagian drum di“ Now That We” re Dead,” dentuman setinggi 40 kaki menyembur api buat“ Fuel,” memicum api dari pentas buat“ Moth Into Flame” serta memfaalkan laser berlagak Pink Floyd buat“ Nothing Else Matters.” Ini merupakan band logam terbanyak pada era kejayaannya.

Konsernya dibentuk oleh penciptaan sangat besar yang sempat dicoba oleh Metallica. Memakai 48 truk, pemasangan panggungnya menginginkan durasi 3 hari, dilengkapi dengan laser, gelembung, lebih dari 350, 000 watt buat suara serta perputaran catwalk dengan pentas kecil buat mereka memainkan“ Seek and Destroy,” ini bermaksud buat menghasilkan kembali atmosfer garasi kala lagu itu dituliskan. Semua pentas melibatkan 83 perkakas laser, yang menginginkan durasi 640 jam buat mengaturnya, serta nyaris 40, 000 pengeras suara buat di tiap penciptaan. Tiap malamnya, mereka menghabiskan tenaga listrik sebesar 2, 5 megawatt– lumayan buat memasok listrik buat 1. 800 rumah sepanjang sebulan.

Baca juga : Mengenal V Festival 2009 Generasi Event dari Woodstock

“ Kamu menginginkan lagu yang lebih berat?” pertanyaan Hetfield di dini lagu hit“ Sad but True,” yang setelah itu dilanjutkan dengan memainkan“ Enter Sandman.” Sehabis itu, para badan band melontarkan banyak pick gitar serta stick drum pada para pemirsa serta melafalkan rasa dapat kasih yang hangat saat sebelum turun pentas buat langsung masuk ke dalam mobil serta mengarah ke penginapan lagu masuk ke dalam pesawat buat melambung kembali ke New York– akhir yang besar semacam konsernya.“ Ini bagaikan metode khas“ Elvis meninggalkan bangunan,” banyolan Ulrich.

“ Aku betul- betul merasa kita senantiasa dapat melaksanakannya bersama, bersikeras, serta lalu maju,” tutur Hammett di balik pentas saat sebelum pementasan diawali.“ Ini terasa mengasyikkan buat dapat melaksanakan rekreasi konser stadion sehabis lebih dari 3 puluh tahun. Itu lah intinya, aku amat berlega hati serta merasa amat asian. Aku cuma berambisi kala kita sudah berangkat, kanak- kanak kita dapat mempunyai suatu semacam ini.

5 Band Metal Indonesia Yang Sudah Go International
Band Informasi Metal Tour

5 Band Metal Indonesia Yang Sudah Go International

5 Band Metal Indonesia Yang Sudah Go International – Musisi- musisi Indonesia pasti saja mempunyai segudang hasil, salah satu ilustrasi hasil yang pantas kita banggakan selaku penikmat nada Indonesia merupakan band- band lokal yang manggung di luar negara.

5 Band Metal Indonesia Yang Sudah Go International

chelseagrinmetal – Bukan masalah gampang buat manggung di luar negara. Mulai dari perjalanannya, menata tempat- tempat buat manggungnya sampai mencari booking agent yang ingin mengakomodir seluruh hal mereka di situ.

Dilansir dari grid.id, Nah, dari band- band lokal yang telah berangkat ke luar negara buat manggung, nyatanya banyak, loh, band logam yang telah tour ke negara- negara barat!

Siapa saja mereka? Ayo kita lihat datanya di dasar ini:

Baca juga : Band Heavy Metal Indonesia, Burger Kill Tur Keliling Amerika

1. NOXA

Noxa merupakan suatu band cadas yang dibangun pada tahun 2002, serta sampai saat ini, mereka sedang aktif berkreasi serta apalagi manggung- manggung di mana- mana.

Band ini beranggotakan Tonny( bunyi), Ade( gitar), Dipa( Bass) serta Alvin( drum) yang mengambil alih Robin yang tewas sebab musibah pada 2009 dahulu.

NOXA sempat manggung serempak band- band logam legendaris semacam Napalm Death serta Obituary, loh, di pergelaran nada Maryland Deathfest di Amerika Sindikat pada tahun 2015 dahulu!

Mereka pula sempat manggung di Republik Ceko dalam gelaran Obscene Extreme Pergelaran pada 2010, sedemikian itu pula di Finlandia.

Kita pantas besar hati hendak kancah NOXA di luar negara!

2. Burgerkill

Setalah NOXA, kita berpindah ke band logam dari Akhir Berung, Bandung. Yup, mereka merupakan Burgerkill!

Band ini sempat satu pentas serupa band- band logam cadas kediaman atas semacam Lamb of God, All That Remains sampai In Flames di Soundwave 2009, Perth, Australia.

Mereka pula telah sempat memenangkan apresiasi Logam Hammer Golden Gods Award pada tahun 2013.

Pada apresiasi itu, Black Sabbath pula jadi pemenangnya dalam Best Album Award serta Best UK Band Award.

Banyak sekali hasil band logam yang satu ini, yang pastinya membuat kita besar hati hendak mereka.

3. Jasad

Badan merupakan band logam dari Bandung yang tercipta pada tahun 1990 dahulu serta sedang aktif sampai saat ini. Bayangkan, nyaris 3 dasawarsa mereka bermusik serta tidak satu detik juga mereka patah antusias!

Mereka sempat manggung di pergelaran nada logam besar semacam Obscene Extreme 2015 di Republik Ceko pada 2015 dahulu.

Mereka pula sempat manggung di Bloodstock Open Air pada tahun 2015 di Inggris. Di pergelaran nada logam itu, mereka memberi pentas dengan band- band semacam Trivium, Opeth sampai Cannibal Corpse!

Pada Agustus kelak, mereka pula dijadwalkan buat manggung di Wacken Open Air!

4. Death Vomit

Kali ini, kita berpindah ke band logam asal Yogyakarta. Yup, Death Vomit, yang pada September 2010 dahulu sempat manggung di kota- kota Australia semacam Sydney, Melbourne, Brisbane, Perth sampai Geelong.

Kala itu, mereka manggung serupa band- band logam terkenal semacam Dying Fetus serta pula Namaplm Death.

Baca juga : Pink Floyd Band Keren Buming Pada Zamanya Dengan Vokalis Yang Gila

5. Deadsquad

Deadsquad akan tampak di negara- negara Eropa pada Oktober 2018 kelak. Mereka akan berhelat ke 5 negeri semacam Jerman, Swiss, Perancis, Austria serta Belanda, loh!

Jadi, ini merupakan susunan rekreasi mereka yang bernama Europe Odyssey Tour 2018!

Band Heavy Metal Indonesia, Burger Kill Tur Keliling Amerika
Informasi Metal Tour

Band Heavy Metal Indonesia, Burger Kill Tur Keliling Amerika

Band Heavy Metal Indonesia, Burger Kill Tur Keliling Amerika – Jenis Heavy Logam lumayan terkenal di Indonesia paling utama sebab suksesnya Band Burger Kill.

Band Heavy Metal Indonesia, Burger Kill Tur Keliling Amerika

chelseagrinmetal – Namun Band Legendaris dari Bandung ini tidak cuma terkenal di Indonesia namun pula di luar negara semacam Amerika Sindikat dimana band jenis Heavy Logam ini melaksanakan rekreasi buat album terbarunya, Adamantine.

Dikutip dari voaindonesia, Meski mereka telah sempat rekreasi di Australia serta Eropa, ini ialah awal kalinya Burger Kill tampak di Amerika.

Baca juga : The 1975, Band Pop Rock Asal Inggris yang Pernah Menggelar Tur Ikonik di Jakarta

“ Obrolannya telah lama amat sangat betul, bisa jadi dari 10 tahun kemudian,” ucap Ebenz gitaris Burger Kill,“ lalu mulai ucapan sedikit demi sedikit betul,( rasanya) mimpi astaga kayaknya jika Burger Kill bermain di Amerika kayaknya asik gitu,” imbuh penggagas band yang dibangun tahun 1995.

Sejauh 16 hari non- stop dari medio bulan Oktober sampai akhir bulan Oktober, Burger Kill tampak di sebagian kota besar di bagian timur Amerika Sindikat termaksud Ibukota Amerika, Washington DC, Chicago, New York, Minneapolis, Madison, Milwauke serta Philadelphia. Keseriusan tampak berkesinambungan di bermacam pentas tiap malam ini pula jadi tantangan untuk band logam Indonesia.

“ Yang berarti sih mood, tenaga wajib membawa sendiri,” bagi Vicky Mono, vokalis penting Burger Kill,“ gimana metode nya biar suka. Sebab Rock N Roll moodnya wajib suka lalu gitu. Jadi kita bangun sendiri moodnya biar suka gitu,” imbuh Vicky.

Album” Adamantine” ialah album ke 5 Burger Kill. Banyak komentator nada berkata buatan ini merupakan buatan mereka yang sangat lingkungan dengan cara aransemen serta teknikalitas. Oleh sebab itu, Burger Kill menginginkan 4 tahun buat menulis, merekam serta memproduksi album berjudul komunikasi serta sosial ini.

“ Album ini banyak mainin beat yang memanglah belum sempat kita mainin sih nyatanya,” bagi Ebenz.

“ Jadi kita seperti ingin flashback balik lagi ke antusiasme album awal sebab membernya( badan) Burger Kill saat ini terdapat Putra, jadi pengennya terdapat suatu yang kemudian gitu, jadi lebih refresh kedengarannya,” imbuh Ebenz.

Salah satu lagu dari album Adamantine, bertajuk United Front, merupakan hasil kegiatan serupa Burger Kill dengan Basilika Lawson, wartawan serta pula bintang film nada logam dari Brighton, Inggris. Cocok dengan tema album, melirik United Front mau membuktikan kalau tidak terdapat batas antara komunitas logam di semua bumi.

Buat rekreasi kali ini, seluruh konser Burger Kill dibuka dengan performa band heavy logam Indonesia Pengungsian dari New York City, mereka memainkan lagu- lagu original dalam Bahasa Indonesia serta Inggris.

Baca juga : Saat Pink Floyd Meluruh Album The Dark Side of the Moon Malah Melejit

“ It’ s a dream come true,” tutur Rully Rochmat, vokalis band Pengungsian.“ Kita memandang mereka semacam idol betul. Seketika dapat bawa mereka kesini, dapat rekreasi 16 hari serta memandang mereka masing- masing malam!.”

Sehabis rekreasi ke Amerika, Burger Kill berencana buat rekreasi ke Australia serta Eropa lagi. Mereka pula hendak mengeluarkan album terkini bertajuk Killchestra, rencananya mereka hendak bekerja sama dengan suatu orkestra dari Republik Ceko.

Ketahui Fakta Menarik Kesuksesan Tour DeadSquad Sambil Bermain di Situs Slot Online
Band Blog Informasi Tour

Ketahui Fakta Menarik Kesuksesan Tour DeadSquad Sambil Bermain di Situs Slot Online

Band metal asal Indonesia, DeadSquad, baru saja menyelesaikan tour di negara Eropa. Keberhasilan ini tentu menjadi kebanggaan bagi band tersebut dan tentu saja negara di Indonesia. Di balik kesuksesan tour yang dilakukan DeadSquad, ada sejumlah fakta menarik yang asyik disimak sambil bermain situs slot online.

Fakta menarik pertama dari kesuksesan band metal DeadSquad dalam melakukan tour yaitu DeadSquad berhasil menyelesaikan tour nya dengan tampil di lima negara yang berbeda. Hal ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat bagus karena sebelumnya belum pernah ada band metal lainnya yang mampu menyelesaikan tour di lima negara yang berbeda di benua Eropa. Berita ini kemudian disambut secara positif oleh warga Indonesia yang turut berbangga dengan kesuksean tour DeadSquad di Eropa ini.

Kelima negara di benua Eropa yang dikunjungi oleh DeadSquad yaitu Perancis, Austria, Belanda, Jerman, dan Swiss. Kelima negara tersebut mendapat kehormatan bisa menyaksikan penampilan memukau dari DeadSquad. Pemain judi slot yang ingin mampir kelima negara tersebut bisa mulai menabung dari cuan berjudi. Ada banyak kesempatan cuan dari berjudi yang kini bisa dilakukan lewat smart phone masing masing pemain tanpa perlu repot repot ke kasino dulu.

Baca juga : Band Musik Genre Metal Di Indonesia Yang Sudah Go International!

Fakta menarik kedua dari kesuksesan band metal DeadSquad dalam melakukan tour yaitu DeadSquad sempat satu panggung dengan Burgerkill. Selama tour di lima negara di benua Eropa ini berlangsung, ternyata DeadSquad tidak sendirian, ada band lain asal Indonesia yang turut mengadakan tour di benua tersebut. Band tersebut tidak lain tidak bukan adalah Burgerkill. Band yang mengusung genre musik metal sama seperti DeadSquad ini sempat menampilkan performa terbaiknya dalam satu panggung.

Di atas panggung yang sama di Amsterdam Belanda, baik DeadSquad maupun Burgerkill mampu tunjukkan kemampuan terbaiknya dalam membawaka lagu lagu metal original milik mereka. Kemampuan dalam bermusik perlu dilatih seperti bermain judi slot. Berjudi tiap hari membuat pemain jadi lebih jago dalam berjudi, sehingga lebih gampang hasilkan cuan. Dua band metal asal Indonesia di satu panggung membuat Amsterdam malam itu menjadi lebih meriah dari pada malam malam sebelumnya.

Baca juga : Ini Rahasia Kesuksesan Girl in A Coma yang Menginspirasi Pemain Casino Online



Fakta menarik ketiga dari kesuksesan band metal DeadSquad dalam melakukan tour yaitu DeadSquad mendapatka begitu banyak respon penonton yang luar biasa. Menjalani rangkaian tour ke lima negara di Eropa tentu saja melelahkan, tidak hanya bagi anggota band DeadSquad namun juga seluruh staff yang terlibat dalam proses tour ini berlangsung. Meski demikian, semua jerih payah tersebut terbayar setelah tahu bagaimana penonton di tiap negara memberikan respon terhadap penampilan DeadSquad.

Banyak penonton yang memberikan tanggapan positif terhadap penampilan luar biasa dari DeadSquad. Tak heran, seluruh anggota DeadSquad jadi semakin antusias dalam menunjukkan musikalitas terbaik mereka di setiap panggung yang mereka datangi selama tour ini berlangsung di Eropa. Kemampuan terbaik juga perlu dilatih dalam berjudi. Salah satu caranya adalah dengan rutin berjudi dan mencari trik terbaik agar bisa menang taruhan.

Sambil main di situs slot online, ternyata ada sejumlah fakta menarik terkait kesuksesan DeadSquad adakan tour di benua Eropa. Band ini berhasil tour keliling di lima negara di Eropa.Di Belanda, DeadSquad sempat satu panggung dengan Burgerkill. Senangnya, DeadSquad mendapatkan respon luar biasa dari penonton.

Band Musik Genre Metal Di Indonesia Yang Sudah Go International!
Band Informasi Metal Tour

Band Musik Genre Metal Di Indonesia Yang Sudah Go International!

Siapa yang tidak mengenal genre musik satu ini. Musik yang dikenal karena maskulinitas-nya ini menjadi salah satu musik yang digemari banyak masyarakat, tidak hanya para kaum adam, tidak sedilit juga kaum hawa yang menyukai genre musik maskulinitas satu ini. Metal merupakan aliran musik rock yang sudah berkembang sejak tahun 1970. Aliran musik satu ini memiliki ciri khas dengan distorsi Gitar nya yang sangat kuat, solo gitar panjang, dan ketukan yang cepat di semua instrumentasi alat musiknya. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, musik metal umumnya berkaitan dengan kejantanan dan maskulinitas. Membahas mengenai musik metal, di Indonesia sendiri, band yang mengusung genre musik metal memiliki eksitensi yang semakin terlihat. Bahkan beberapa ada yang sudah mengadakan tour konser mancanegara.

Baca juga : Konser Musik Metal di Festival Musik Eropa

Deadquad dan Bergerkill adalah salah satu band metal Indonesia yang suksees gelar konser di luar negeri. Pada tahun 2018, masih baru-baru ini, keduanya menyelesaikan toue konser keliling Eropa. Merek berkolaborasi dengan Supermusik untuk mengadakan tour dengan tajuk “Super Invansion 2018. Tepatnya pada 15 oltober 2018 lalu, dua band metal asal Indnesia yaitu Buergerkill dan Deadsquad menjalan Super Invansion dengan dua rute yang berbeda di negeri empat musim. Burgerkill sendiri berkeliling dimulai dari Prancis, Belgia, Belanda, Jerman, Ceko, dan Polandia. Sedangkan Deadsquad memulai konser nya dari Austria, Jerman, Swiss, Prancis, dan Belanda. Meskipun antara Deadsquad dan Burgerkill memiliki rute tour yang berbeda, mereka sempat bertemu dan beraksi dalam panggung yang sama di Amsterdam. Mendapat respon penonton yang sangat antusias menghadiri konser mereka, Stevi Item yang merupakan salah satu anggota dari Deadsquad mengaku bahwa dirinya pribadi mendapatkan atmosfer yang berbeda saat beraksi di Benua Biru tersebut, apalagi hal ini merupakan pengalaman pertama kalinya bagi band tersebut. Sementara itu, rekan se team Stevi Item yaitu Eben yang mana dia juga merupakan gitaris dari Burgerkill, mengatakan bahwa dia enjoy, dan bangga bisa mengeksplorasi musik di sepan penggear metal di Eropa. Dia juga mengatakan bahwa dirinya bisa membangun networking dengan para profesional, mereka juga sangat bangga dengan apresiasi yang diberikan oleh para fans musik metal di sana, ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi mereka.

Seperti konser- konser tour yang biasa dilakukan oleh kebanyakn artis, mereka tidak hanya mengenalkan musik metal Imdonesia di luar saja, band metal yang sudah go International ini juga membawa merchandise yang berhubungan dengan identitas band mereka. para penonton bisa menemukan CD, kaos, hand band serta printilan- briptilan lainnya. Menariknya lagi, hampir semua merchandise yang mereka bawa ludes terjual. Hal ini membuktikan antusiasme penonton yang sangat besar. Dengan suksesnya tour Band Metal asal Indonesia ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki banyak musisi dan artis yang berbakat. Tidak hanya melalui atlet, Indonesia juga bisa diharumkan namanya melalui musisi yang berbakat. Dengan itu membuktikan bahwa Indonesia memiliki banyak sisi membanggakan yang bisa di tunjukkan ke mata dunia. Baik dari sisi sumber daya dan sumber daya manusia nya, apabila bisa dikelola dengan baik, hal itu akan membawa perubahan besar yang positif bagi Indonesia. Kita pun bisa mulai mewujudkan hal ini dengan meng apresiasi karya bangsa salah satunya. Tidak harus membeli album atau yang lainnya, kita bisa mulai mengapresiasi nya dengan menonton siarannya, atau dengan memberi dukungan secara positif terhadap setiap karya anak bangsa yang mengharumkan Indonesia.

The 1975, Band Pop Rock Asal Inggris yang Pernah Menggelar Tur Ikonik di Jakarta
Band Blog Informasi Metal Tour

The 1975, Band Pop Rock Asal Inggris yang Pernah Menggelar Tur Ikonik di Jakarta

The 1975 merupakan band pop rock asal Inggris yang pernah menggebrak Jakarta. Grup band yang digawangi oleh Mattew Healy atau yang dipanggil juga dengan Matty (sebagai volais utama dan gitaris), Adam Hann (sebagai gitaris utama), Ross Mcdonald (sebagai bassis) dan George Daeniel (sebagai drummer) tampil pada tanggal 29 September 2019 yang lalu di Heliped Parking Ground Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Konser ini dapat berlangsung dipromotori oleh TnD Live yang bekerja sama dengan Sound Rhtyhm.

Tahun 2019 menjadi fokus band ini untuk melaksanakan tur ikonik yang telah berlangsung sejak pertengahan Januari 2019. Acara ini dilaksanakan juga dalam rangka untuk promo Album ketiga mereka yang berjudul A Brief Inquiry Into Online Relationships yang tanggal perilisannya ditahun sebelumnya yaitu 30 November 2018. Ketika itu seluruh tiket konser yang dijual melalui situs terjual habis di Jakarta. Bukan hanya di Indonesia hal serupa juga terjadi di negara-negara tempat mereka melangsungkan tur. Sejak minggu pertama pengumuman mereka akan melaksanakan tur, tiket tersebut sudah terjual habis.

Kiki Aulia Ucup, selaku perwakilan dari pihak promotor yaitu TnD Live sangat bersemangat mengabarkan bahwa The 1975 akan datang kembali ke Jakarta untuk menggelar konser perdana mereka dalam serangkaian tur dari album ketiga mereka tersebut, medapatkan pujian dari para khitikus musik di Indonesia. Sebelum tur promo album ketiga ini, The 1975 pernah juga menyambangi Indonesia sebelumnya sebagai pengisi acara We The Fest 2016.

Pada konser turnya tersebut mereka menampilkan pertunjukan langsung yang ikonik khas The 1975 dan tentunya juga membawakan lagu-lagu hits mereka dari album ketiga mereka dan album-album sebelumnya. Hadirnya The 1975 kala itu untuk menghapuskan kerinduan penggemarnya setelah penampilan terakhir mereka di We The Fest 2016.

Adapun lagu-lagu yang dibawakan oleh The 1975 pada konser turnya kala itu adalah lagu hist mereka yang berjudul If It’s Not With You (It’s Not Living), Love it We Made It, TOOTIMETOOTIMETOOTIME dan beberapa lagu terkenal pada album mereka sebelumnya. Mereka juga akan membawakan lagu-lagu terbaru yang baru mereka rilis yang berjudul Poeple. Lagu People tersebut akan menjadi lagu pembuka pada album keempat mereka.

Perilisan album ketiga mereka menghantarkan The 1975 sebagai salah satu band terbesar dan paling mencuri perhatian dunia. Dengan memadukan nuansa ekletik, eksplorasi dan relevansi dari liriknya yang sangat terasa kental yang disuguhkn di album mereka ini tenyata banyak menarik perhatian penggemarnya. Bahkan beberapa kritikus musik dunia membandingkan album ketiga mereka dengan album milik Radiohead dengan judul OK Computer.

Kerja keras keempat personil band asal Manchester ini pada akhirnya membuahkan hasil. Mereka meraih nominasi bergensi dalam beberapa ajang penghargaan musik seperti Mercury Prize, Album of the Year dalam Grammy’s dan penghargaan British Album oh the Year serta British Group dalam ajang BRIT Award yang diselenggarakan pada tahun 2019 lalu.

Sebelum penyelenggaraan konser pertama mereka di Jakarta pihak promotor yaitu TnD Live juga mengadakan pre-event “Road to The 1975 Live in Jakarta” yang di laksanakan di dua kota yaitu Jakarta dan Bandung. Acara pre-event di Jakarta di gelar di Ruci’s Joint, Senopati tanggal 4 September 2019. Kemudian hari berikutnya pre-event diadakan di Bandung tepatnya di Varde Resto & Lounge.

Band Rock Asal Inggris dan Amerika Terkaya di Dunia
Band Blog Informasi Metal Tour

Band Rock Asal Inggris dan Amerika Terkaya di Dunia

Band Rock Asal Inggris dan Amerika Terkaya di Dunia – Mengdengarkan musik ketika sedang berkativitas dapat memberikan tambahan semangat tersendiri, apa lagi jika jenis musik yang didengarkan bergenre rock. Hingar-Bingar musik rock dapat membakar semangat siapa saja yang mendengarkanya. Sebelum demam K-Pop melanda seperti sekarang ini band-band rock sudah lebih dahulu booming pada masanya. Adapun band-band rock terkenal pada masa itu seperti Metalica, The Beatles dan masih banyak lagi. Band-Band rock kenamaan dunia asal Amerika dan Inggris tersebut sampai sekarang masih dikenal dan melegenda. Tak heran jika kekayaan yang mereka mencapai nilainya cukup mencengangkan. Berikut ini band-band rock terkaya di dunia dilihat dari jumlah penjualan albumnya.
• Metalica
Metalica merupakan salah satu band rock yang terkenal di sepanjang masa. Kepopuleran yang mereka peroleh berasal dari dua single terkenalnya yaitu Enter Sandman dan Nothing Else Matters. Band rock asal Amerika ini dibentuk pada tahun 1981 oleh Lars Ulrich yang memegang posisi sebagai drummer dan Hatfield sebagai vocalis dan juga gitaris. Metalica masih aktif berkarya hingga saat ini. Band ini telah memenangkan setidaknya 9 penghargaan Grammy dan sudah menjual lebih dari 101,7 juta Albumnya. Selain itu juga mereka termasuk ke dalam Big Four, yang merupakan jejeran band rock besar dunia bersama Slayer, Megadeth dan Antrax

• AC/DC
Lagu Highway to Hell adalah lagu wajib para penggemar musik rock pada masanya. Band ini dibentuk oleh Angus dan Magnus bersudara pada tahun 1973. Setelah Metalica AC/DC mnjadi salah satu band rock and roll yang memegang penjual album terbanyak berikutnya. Jumlah album mereka yang terjual sebanyak 115,7 juta keping album yang dijual di seluruh dunia. Dalam perjalanan karirnya mereka sudah beberapa kali berganti personil termasuk juga bergabungnya Axl Rose dari band Gun n Roses sebagai additional player di salah satu tur konser mereka.

• Pink Floyd
Band ini dikenal dengan aliran yang diusutnya yaitu progressive rock dan pshycedelic. Eksperimen musik mereka yang artistik semakin didukung dengan lirik-liriknya yang filosofis. Salah satu album mereka yang berjudul The Wall and The Dark Side of The Moon menjadi dikenal hingga saat ini. Band asal inggris ini sudah menjual 120.7 juta album.

• Led Zeppelin
Lagu Stairway to Heaven digadang-gadang sebagai salah satu lagu terbaik yang perbaik yang pernah diliris band rock. Lagu ini juga sempat menghebohkan jagat internet karena timbulnya suatu teori konspirasi yang mengenai pesan tersembunyi yang terkandung dalam lagu tersebut jika diputar secara terbalik. Band ini dibentuk di London, Inggris pada tahun 1968, mereka aktif bermusik selama satu dekade lebih dan akhirnya bubar pada tahun 1980. Mereka menjual lebih kurang 140 juta kopi album.

• Queen
Lagu-lagu mereka yang paling dikenal seperti Bohemian Rhapsody dan Wee Will Rock You, masih terus menggema hingga saat ini. Band ini memenangkan Lifetime Achievment dari Grammy tahun 2018. Album mereka yang tercatat sudah terjual sebanyal 141,1 juta kopi album. Musik mereka bahkan menjadi sumber inspirasi musisi terkenal didunia seperti Lady Gaga.

• The Beatles
Tidak mengejutkan jika band asal Inggris ini memasuki jajaran band terkaya di dunia karena popularitas mereka yang mendunia. Grup band ini dibentuk pada tahun 1960. Mereka berhasil membangun pondasi musil beraliran pop rock modern. Sebanyak 278 juta kopi album mereka sdah terjual dan album-album tersebut terus meraih kepopuleran.

Konser Babymetal Bulan Oktober 2019
Band Blog Informasi Metal

Konser Babymetal Bulan Oktober 2019

Konser Babymetal Bulan Oktober 2019 – Di tahun 2019, banyak sekali konser tur metal band yang ada di dunia baik di Indonesia ataupun Luar Negeri. Membahas hal tersebut, apakah ada yang mengetahui dengan band babymetal? Pastinya sebagian orang akan tahu dengan band babymetal dan juga ada yang termasuk menjadi fans fanatik dari band babymetal. Perlu untuk kamu ketahui, bahwasannya akan ada tur metal band dari babymetal di tahun 2019. Tentunya, sebagian besar fans dari babymetal harus membeli tiket sebelum tiket habis. Bahkan, yang perlu untuk kamu ketahui babymetal sendiri telah mengungkapkan bahwasannya telah mengumumkan keseluruhan mengenai konser tur mereka pada awal tahun 2019. Kabar tersebut merupakan kabar yang membahagiakan bagi para penggemar dari babymetal.

Babymetal sendiri mengumumkan bahwasannya akan menampilkan sebuah konser musik dengan menampilkan dukungan dari avatar dynasty metal di Swedia. Sebenarnya, konser dari babymetal sendiri sudah dilakukan pada 16 September tetapi jangan khawatir karena di bulan Oktober ada konser tur dari babymetal. Sebenarnya, yang paling mengejutkan lagi adalah ketika dinasty avatar metal akan diperlihatkan pada 4 Oktober 2019 jadi jangan sampai ketinggalan dengan konser tur pada 4 Oktober. Bahkan yang lebih menyerukan dan tentunya bisa membuat kamu senang adalah tampilan arena dari babymetal pada 11 Oktober. Semua ini akan dilaksanakan berkat adanya bantuan dari The HU.

Perlu untuk kamu ketahui, bahwasannya penjualan tiket dari konser tur babymetal sudah terjadi pada tanggal 15 bulan Mei tahun 2019 di jam 10 pagi dan juga penjualan untuk masyarakat umum dilakukan sejak tanggal 17 Mei 2019. Selain itu, ada juga web official dari babymetal yang akan melayani penjualan tiket secara online. Bahkan, sebelum melakukan penjualan tiket konser di tanggal 10 Mei 2019 babymetal sendiri telah membuat album yang terbaru dan akan didengarkan oleh penikmatnya. Lagu yang ditawarkan oleh album terbaru dari babymetal yaitu elevator girl. Kabar yang paling menggembirakan lagi adalah album tersebut akan diriliskan pada akhir tahun 2019.

Membahas mengenai babymetal konser tur yang sudah dimulai sejak bulan september, pada kesempatan kali ini akan memberikan sedikit informasi mengenai jadwal konser di bulan Oktober. 01 Oktober akan dilaksanakan di Tempa, Ariz, 04 Oktober akan dilaksanakan di San Fransisco, California, 11 Oktober akan dilakasanakan di Los Angeles, California, 13 Oktober akan dilaksanakan di Sacramento, California, 15 Oktober akan dilaksanakan di Portland, Ore, dan 16 Oktober dilaksanakan di Seattle, Wash. Hal ini jangan sampai dilupakan, bagi kamu yang merupakan fans dari babymetal dan ingin menghadiri konser musik metal secara langsung di luar negeri. Selain itu, jangan lewatkan setiap detik atau waktu ketika menonton konser dari babymetal dan jika anda sibuk atau tidak sempat melihat konsernya, anda bisa mengaksesnya langsung melalui situs https://agenbola108.cc yang menayangkan konsernya secara online.

Konser Band Extreme di Indonesia Tahun Ini
Band Blog Informasi Metal Tour

Konser Band Extreme di Indonesia Tahun Ini

Konser Band Extreme di Indonesia Tahun Ini – Sebagian orang pasti mengetahui band extreme, apakah kamu belum mengetahui band extreme? Jika belum mengetahui akan sedikit dikenalkan dengan band metal luar negeri yang satu ini. Band extreme merupakan band yang berasal dari Amerika Serikat dan band ini mengikuti aliran musik rock yang mampu menggemparkan suatu tempat. Perlu untuk kamu ketahui, bahwasannya memiliki kepopularitasan pada abad 80-90’an. Yang perlu diketahui, bahwa band extreme ini didirikan oleh Gary C dan Nuno B. Yang paling penting adalah bahwasannya band extreme ini kembali lagi di tahun 2020 tepatnya di Indonesia untuk memecahkan tempat konser dengan nyanyian rock mereka. Tentunya, hal ini dinanti-nantikan oleh penggemar band extreme tahun 80-an atau 90-an.

Kabar yang sangat menggembirakan pasti bagi para fans band extreme yang ada di Indonesia dengan kehadiran band metal lagi dijagat musik. Kabar yang diterima yaitu band extreme akan mengunjungi negara Indonesia untuk konser musik metal. Acara ini akan dilaksanakan di Jogjarockarta festival tahun 2020. Yang perlu untuk kamu ketahui, bahwasannya nanti pada acara jogjarockarta penampilan dari band extreme sendiri sangatlah full. Semua itu merupakan pernyataan dari Anas Syaiful A yang juga adalah pemain judi poker profesional Indonesia di situs dan sekaligus sebagai CEO dari Rajawali Indonesia. Bahkan, ada juga gagasan dari CEO tersebut mengenai Prambanan Jazz Festival tetapi pada kesempatan kali ini hanya akan terfokus pada jogjarockarta dengan tampilan dari band extreme yang tidak kalah menarik.

Membahas mengenai jogjarockarta yang akan menghadirkan band extreme, perlu untuk kamu ketahui bahwasannya dari band extreme akan menghadirkan Gary, Nano, Pat, Kevin, dan personel-personel yang ada di band extreme. Sebenarnya, mereka semua telah melakukan tur ke Indonesia untuk kedua kalinya. Bahkan, band extreme dahulu telah melakukan guncangan selama 11 tahun yang lampau di Jakarta. Yang menggembirakan untuk fans dari band extreme sendiri adalah bahwasannya nanti band ini akan tampil di stadiun krisnodoyo, Yogyakarta dan akan diselenggarakan pada 3 November tepatnya sebentar lagi akan tampil jadi jangan sampai ketinggalan untuk menonton konser tur metal band dari extreme. Selain itu, bakalan ada band ternama Indonesia yang akan ikut memeriahkan dari acara jogjarockarta.

Begitulah sedikit informasi yang dapat disampaikan untuk penggemar dari band extreme. Kamu bisa mengunjungi tempat konser yang akan berlangsung di kota Yogyakarta dengan penuh kemeriahan dan teriakan para fans. Selain itu, kamu bisa menonton band metal asal Indonesia yang lain dan mampu bersenang ria karena aliran musik yang disajikan pada acara jogjarockarta yang memang nanti bakalan mampu memeriahkan kota Yogyakarta. Jangan sampai lupa untuk menonton konser dari band extreme dan band-band yang terkenal di Indonesia pada 3 September 2020.

Konser Musik Metal di Festival Musik Eropa 2019
Band Blog Informasi Metal Tour

Konser Musik Metal di Festival Musik Eropa 2019

Konser Musik Metal di Festival Musik Eropa 2019 – Negara Eropa, salah satu negara yang selalu saja menghadiahkan kepada masyarakatnya festival musik yang ada disetiap tahunnya. Selain itu, perlu untuk kamu ketahui bahwasannya negara Eropa merupakan negara yang memiliki beragam budaya yang mampu untuk disajikan oleh masyarakat lokal atau domestik. Perlu untuk kamu ketahui, bahwasannya dalam festival musik yang disajikan di Eropa dapat diketahui melalui aliran dan gaya pembawaan musik yang berbeda. Rakyat Eropa sendiri memiliki kepercayaan bahwasannya mengadakan festival metal ada unsur sejarah dan mitos tersendiri. Jadi, tidak mengherankan banyak masyarakat yang menyukai ketika festival musik metal diadakan. Pada kesempatan kali ini, akan sedikit membahas mengenai tour festival musik di negara Eropa diantaranya sebagai berikut:

1. Wacken Open Air
Salah satu yang akan dikupas mengenai tour festival musik metal di Eropa yaitu wacken open air. Dalam wacken open air, banyak sekali menyajikan lagu dengan tema yang mengusung heavy metal. Perlu untuk kamu ketahui, bahwasannya wacken open air sudah diadakan pada 1-3 Agustus tahun 2019. Bahkan, dalam wacken open air mampu membawa 75.000 orang yang benar-benar menyukai heavy metal. Band yang membawa tema heavy metal diantaranya yaitu beyond the black, battle beast, dan lain-lain. Lokasi dalam tour metal band sendiri berada di Wacken, Jerman.

2. Hellmest Summer Open Air
Tour metal band yang ada di Eropa salah satunya yaitu hellmest summer open air. Hellmest summer open air ini diadakan oleh Ben Barbaud. Dalam sejarah tour metal band sendiri, hellmest summer open air merupakan festival musik metal yang top karena menyajikan berbagai macam aliran musik metal layaknya viking metal atau crust punk. Perlu untuk kamu ketahui, bahwasannya pada festival musik yang satu ini headlinernya adalah manowar dan slayer. Bukan hanya itu saja, banyak sekali beberapa band metal yang belum ditunjukkan dan akan menjadi kejutan. Sebenarnya, acara festival musik hellmest summer open air sudah diadakan pada 21-23 Juni 2019 di Clisson, Prancis.

3. Resurrection Fest
Festival musik metal yang tidak kalah dari sebelumnya adalah resurrection fest. Perlu untuk kamu ketahui, bahwasannya dalam tour metal musik resurrection fest mengadakan festival selama 4 hari lamanya. 4 hari lamanya tersebut dimulai dari tanggal 3 Juli hingga 4 Juli 2019. Dalam festival resurrection sendiri lebih terfokus pada aliran punk dan juga band yang membawa tema hardcore. Salah satu yang diundang ke dalam resurrection fest adalah avatar, slayer, lamb of god, dan lain-lain. Perlu kamu ketahui, bahwasannya festival dengan judul resurrection fest ini sudah berdiri sejak tahun 2006 dan kini telah menginjak umur 13 tahun lamanya.

4. Nova Rock Festival
Tour musik metal yang ada di Eropa pada tahun 2019 yaitu nova rock festival. Sama dengan festival musik metal yang bernama resurrection fest, kini nova rock festival sendiri juga mengadakan 4 hari lamanya hanya untuk menikmati lag-lagu metal dari bangsa Eropa dari 13-16 Juni tahun 2019. Lama sekali untuk beberapa festival musik yang ada di luar negeri dengan mengangkan teka heavy metal. Perlu untuk kamu ketahui,. Mr zwmbua yang habis juga di sana mengetahui bisnis dengan perapan nival. Nova rock festival merupakan salah satu kegiatan festival yang ada diluar negeri mengenai musk metal dan bisa kamu lihat seikit penerapan konser musik metal.

Uncategorized

Raup Keuntungan Banyak Tur Band Metallica

Tahun 2019, tepat pada 18 September di Amerika Serikat mengadakan konser metallica. Pada saat konser metallica, tidak dapat diungkapkan lagi ketika presiden Donald Trump telah masuk ke dalam gedung putih menggelegarkan “Enter Sandman.” Perlu untuk kamu ketahui, bahwasannya acara tur metallica ini berjalan sukses dimana dalam konser metal band sendiri telah meraup keuntungan sebesar $30 Juta hanya dengan menampilkan 5 pertunjukkan dalam 1 minggu. Tentu saja, semua itu dikarenakan banyaknya tiket konser tur metallica yang terjual laris manis dan angka telah menampilkan bahwasannya tiket konser terjual sebanyak 22 Juta tiket. Tentunya, hal ini membuat rekor menjadi pesaing dari konser Gun’s N Roses. Hal ini menjadi pencapaian tersendiri di konser metallica.

Membahas mengenai tur metal band, band metallica merupakan band yang terbesar di dunia. Dari angka penjualan konser yang begitu besar membuat perusahaan yang memegang kendali dari band metallicamakin memuncak. Bisnis mengenai tur konser sendiri membuat band metallica mendapatkan tempat di posisi U2. Tentu saja, hal ini membuat perkembangan yang besar bagi band metallica. Jangkauan dari metallica, mampu memecahkan konser mereka yang berada di Moskow. Pada saat konser band metallica, banyak sekali fans fanatik yang membeli merch dari metallica dan mencapai $125 Juta dari jumlah penjualan merch. Tur metallica sendiri tidak memiliki gimmick apapun dalam konsernya.
Perlu untuk kamu ketahui, bahwasannya pada konser band metallica pollstar menanggapi bahwa tur band metallica telah mendapatkan $430 Juta untuk tiket yang terjual sebanyak 4,1 Juta. Selain itu, ada hal yang mengejutkan untuk kamu. Bahwasannya, perlu untuk kamu ketahui telah ada uang hasil penjualan dari konser band metallica yang disumbangkan. Band metallica telah memberikan sumbangan terhadap badan amal setempat sebesar $2 juta dan juga memberikan sumbangan terhadap yayasan All Within My Hands. Bahkan, kini band metallica dikabarkan memiliki konser tur band di Australia dan Amerika Serikat. Yang dimana, konser band metallica terjadi pada 17 Oktober – 21 Oktober 2019. Tentunya, konser band metallica ditunggu-tunggu untuk tampil lagi oleh fans fanatik mereka yang ada di dunia.

Begitulah sedikit ulasan mengenai konser band metal yang ada di Luar Negeri. Banyak sekali, orang-orang yang menyukai band-band yang menyajikan genre metal atau viking punk. Tak heran juga, ketika konser tur band metal banyak laris manis dan menghasilkan keuntungan bagi perusahaan layaknya konser band yang diadakan oleh metallica, beberapa konser mereka juga disponsori dan tiket nya bisa didapatkan pada website . Banyak keuntungan yang didapat dan bisa memberikan sedikit donasi kepada yayasan yang memang membutukan bantuan dana keuangan. Jadi, bagi kamu yang merupakan fans dari band metallica bisa membeli tiket ataupun merch dari band metallica sesuai dengan jadwal konser yang ada pada bulan oktober.

Band Blog Informasi Metal Tour

Tur Metal Band Blactop Mojo, Lullwater, dan Kirra di Carolina Utara

Tur Metal Band Blactop Mojo, Lullwater, dan Kirra di Carolina Utara – Carolina Utara merupakan negara yang ada di Amerika Serikat terletak di wilayah pesisir Samudra Atlantik. Membahas negara Carolina Utara pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai beberapa event tour metal band yang ada di negara tersebut. Pada musim gugur di negara Carolina Utara, semuanya akan semakin meriah dengan hadirnya tour metal band dari blacktop mojo, lullwater, dan kirra. Tentunya, hal tersebut akan mampu menghantam jalanan di negara Carolina Utara dengan masyarakatnya yang bergoyang karena aliran musik metal. Untuk tour metal band dari blacktop mojo, lullwater, dan kirra juga akan terjadi pada bulan oktober 2019 di Carolina Utara dan pastinya sebentar lagi akan berlangsung.
Tur dari blacktop mojo, lullwater, dan kirra secara spesifiknya akan berlangsung pada 28 Oktober 2019. Dimana tur metal band sendiri akan berlokasi di Grand Junction, Corlado dan akan melintasi jantung kota yang ada di wilayah pantai timur hanya untuk melintasi pesisir dan sebelum menyelesaikan tur band metal di tanggal 27 November 2019 yang ada di Charlotte, Carolina Utara. Bahkan, pada kesempatan kali ini akan menyajikan beberapa jadwal tentang blacktop mojo, lullwater, dan kirra turmetal band di tahun 2019 pada bulan oktober hingga november, diantaranya sebagai berikut:

  • Oktober
    28 Oktober: tur metal band berada di lokasi Grand Junction, Colo dan di tempat Mesa Theater
    29 Oktober: tur metal band berada di lokasi Colorado Springs, Colo dan di tempat Sunshines Studio
    31 Oktober: tur metal band berada di lokasi Kansasville, Wis. dan di tempat 1175
  • November
    01 November: tur metal band berada di lokasi Green Bay, Wis. dan di tempat The Distillery
    02 November: tur metal band berada di lokasi Minneapolis, Min dan di tempat Studio B dan Skyway Theater
    03 November: tur metal band berada di lokasi Kansas City, Mo dan di tempat Aftershock
    Itulah sedikit cuplikan dari konser yang akan diadakan oleh blacktop mojo, lullwater, dan kirra tur metal band di tahun 2019 khususnya pada bulan oktober dan november. Semua ini berlangsung karena blacktop mojo mengeluarkan album baru mereka bernama Defy akan rilis pada 8 November. Dimana, blacktop mojo juga mengeluarkan beberapa pasang lagu yaitu rocker star clap “Life” dan rocker dengan basis elektro “Bad Trip.” Tentunya, hal ini sudah dinanti-nantikan oleh fans garis kerasnya blacktop mojo. Bukan hanya itu saja, ada beberapa album yang memang mendukung adanya tur yang dilakukan oleh blacktop mojo, lullwater, dan kirra. Hal tersebut masih berfokus pada album dari blackmojo top pastinya.

Membahas hal sebelumnya, apa sih faktor pendukung lain dari adanya tur blackmojo top, lullwater, dan kirra? Semua ini dikarenakan album baru yang mendukung yaitu Under the Sun. Dalam album Under the Sun ini menyajikan album single radio dengan lagu berjudul “Can’t Sleep.” Bahkan dalam bulan September mendukung adanya Buckherry yang akan rilis perdana pada bulan Oktober. Sedangkan, lullwater sendiri mempromosikan album mereka yang terbaru berjudul “Voodo.” Untuk kirra sendiri juga mempromosikan album single bernama “Sixteen Suns” dan “Decider.” Semua ini dikarenakan ingin menuju sebuah rekor yang terbaru di dunia metal band.

Begitulah sedikit informasi mengenai tur metal band yang ada di Luar Negeri dan diadakan di Carolina Utara.